Kamis, 30 Desember 2010

hubungan manusia dan alam

ILMU BUDAYA DASAR
BAB.2 MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


MANUSIA
Dalam ilmu eksakta:
• Dalam ilmu kimia.
Manusia dipandang sebagai kumpulan partikel-partikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki manusia.
• Dalam ilmu fisika.
Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain yang merupakan kumpulan dari energi.
• Dalam ilmu biologi.
Manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia.
Dalam ilmu sosial:
• Dalam ilmu ekonomi.
Manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan dan sering disebut homo economicus.
• Dalam ilmu sosiologi.
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri.
• Dalam ilmu politik.
Manusia merupakan makhluk yang selalu memiliki kekuasaan.
• Dalam ilmu filsafat.
Manusia makhluk yang berbudaya sering disebut homo-humanus.

Dari definisi tersebut dapat melihat bahwa manusia selain dapat dipandang dari banyak segi,juga mempunyai banyak.Tetapi sebenarnya manusia itu terdiri dari usur-unsur yang membangun manusia.Ada dua pandangan yang dijadian acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia.

1).Manusia terdiri dari unsur yang saling terkait,yaitu:
Jasad : Badan kasar manusia yang tempat pada luarnya dapat diraba dan difoto dan menempati ruang dan waktu.
Hayat : Mengandung unsur hidup yang ditandai dengan gerak.
Ruh : Bimbingan dan pimpinan tuhan,daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran,suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.

2).Manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung tiga unsur yaitu:
Id yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif tidak nampak.Identitas/Id merupakan energi psikis yang menunjukan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex,yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran.Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri,tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar.Id diatur oleh prinsip kesenangan,mencari kepuasan instingtual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual,atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan.Proses pemenuhan kepuasan yang disebutkan sebagai proses primer.Obyek yang nyata dari pemuasan kebutuhan langsung dalam prinsip kesenangan ditentukan oleh tahap psikoseksual dari perkembangan individual.
Ego,meruapakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id,seringkali disebut kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.Perkembangan ego terjadi anatara usia satu dan dua tahun,pada saat anak secara nyata berhubungan dengan lingkungannnya.Ego diatur oleh prinsip realitas,Ego sadar akan tuntunan lingkungan luar,dan mengatur tingkah laku sehingga dorongan instingtual Id dapat dipuaskan dengan cara yang dapat diterima.Pencapaian obyek-obyek khusus untuk mengurangi energi libidinal dengan cara yang dalam lingkungan sosial dapat diterima disebut sebagai proses sekunder.
Superego,merupakan struktur kepribadian yang paling akhir,muncul kita-kita pada usia lima tahun.Dibandingkan dengan Id dan Ego yang berkembang secara internal dalam diri individu,superego terbentuk dari lingkungan eksternal.Jadi superego merupakan kesatuan standar standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas didalam lingkungan luar diri,biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orangtua.Baik aspek negatif maupun positif dari standar moral tingkah laku ini diwakilkan atau ditunjukan oleh superego,dan menentukan hal-hal mana yang termasuk dalam katagori tabu yang mengatur bahwa penyimpangan dari aturan tersebut akan menyebutkan dikenakannya sangsi.Superego dan Id berada dalam kondisi konflik langsung dan ego menjadi penengah.Jadi superego menunjukan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghsilkan kontrol diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.
Dari uraian diatas dapat mengkaji aspek tindakan manusia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsur-unsur manusia.Seringkali,misalnya orang yang senang terhadap penyimpangan nilai-nilai masyarakat dapat diidentifikasi bahwa orang tersebut lebih dikendalikan oleh Id dibandingkan super ego nya atau seringkali ada kelainan yang terjadi pada manusia.


HAKEKAT MANUSIA

Makhluk ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh:Tubuh adalah materi yang dapat diihat diraba dirasa wujudnya konkrit tetapi tidak abadi.Jiwa terdapat didalam tubuh tidak dapat dilihat tidak dapat diraba sifatnya abstrak tetapi abadi.Jiwa adalah roh yang ada didalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan.
Makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan makhluk lainnya:Kesempurnaannya terletak pada adab dan budaya nya karena manusia dilengkapi oleh penciptaannya dengan akal perasaan dan kehendak yang tedapat didalam jwa manusia.Dengan akal manusia mampu menciptakan ilmu pengetahuan dn teknologi.Adanya nilai baik dan buruk mengharuskan manusia mampu mempertimbangkan menilai dan berkehendak menciptakan kebenaran keindahan kebaikan atau sebaliknya.Dan dengan adanya perasaan manusia mampu menciptakan kesenian.Daya perasaan dalam diri manusia itu ada dua macam yaitu perasaan inderawi dan rohani.Perasaan inderawi adalah ransangan jasmani melalui pancaindra tingkatnya rendah dan terdapat pada manusia atau binatang.Perasaan rohani adalah persaan luhur yang hanya terdapat pada manusia yaitu:
Perasaan Intelektual,perasaan yang berkenaan dengan pengetahuan.Seseorang merasa senang atau puas apabila ia dapat mengetahui sesuatu dan sebaliknya tidak senang atau tidak puas jika ia tidak berhasil mengetahui sesuatu.
Pearasaan Estetis,perasaan yang berkenaan dengan keindaha.Seseorang merasa senang apabila ia melihat atau mendengar sesuatu yang indah,sebaliknya timbul perasaan kesal apabila tidak indah.
Perasaan Etis,perasaan yang berkenaan dengan kebaikan.Seseorang merasa senang apabila sesuatu itu baik dan sebaliknya perasaan benci apabila sesuatu itu jahat.
Perasaan diri,perasaan yang berkenaan dengan harga diri karena ada kelebihan dai yang lain.sehingga orang yang memiliki kelebihan pada dirinya ia merasa tinggi angkuh dan sombong dan sebaliknya jika ada kekurangan pada dirinya ia merasa rendah diri.
Persaan Sosial,perasaan yang berkenaan dengan kelompok atau hidup bermasyarakat ikut merasakan kehidupan orang lain apabia orang berhasil ia ikut senang jika orang gagal atau memperoleh musibah ia ikut sedih.
Perasaan Religius,perasaan yang berkenaan dengan agama atau kepercayaan.seseorang merasa tentram jiwanya apabila ia tawakal kepada tuhan yaitu mematuhi segala perintah nya dan menjauhi laranga nya.
Makhluk biokultural(makhluk hayati yang budayawi)
Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi faktor-faktor hayati dan budayawi.Sebagai makhluk hayati manusia dapat dipelajari dari segi-segi anatomi,fisiologi,biokimia,psikobiologi,patologi,genetika,biodemografi,evolusi biologisnya dan sebagianya.Sebagai makhluk badayawi manusia dapat dipelajari dari segi-segi: kemasyarakatan,kekerabatan,psikologi sosial,kesenian,ekonomi,perkakas,bahasa dan sebagaianya.
Makhluk ciptaan tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi),mempunyai kuitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.
Makhluk alamiah yang tekait dengan lingkungnnya (ekologi)memilki sifat-sifat alamiah dan tunduk pada hukum alamiah pula.Hidup manusia memiliki tiga taraf yaitu estetis,etis,religius.Dengan kehidupan estetis manusia mampu menangkap dunia sekitarnya sebagai dunia yang mengagumkan dan mengungkapkan kembali karya dalam lukisan,tarian,nyanyian yang indah.Dengan etis manusia meningkatkan kehidupan estetis kedalam tingkatan manusiawi dalam bentuk-bentuk keputusan bebas dan dipertanggung jawabkan.Dengan kehidupan religius manusia menghayati pertemuannya dengan tuhan.



KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR

Ilmu psikologi yang memang bersal dan timbul dalam masyarakat barat,dimana konsep individu itu mengambil tempat yang amat penting biasanya menganalisis sebagai kesatuan analisis ttersendiri.Sampai sekarang ilmu psikologi di negara-negara barat itu terutama mengembangkan konsep-konsep dan teori-teori mengenai aneka warna isi jiwa serta metode-metode dan alat-alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail variasi isi jiwa individu itu.Sebaliknya ilmi itu masih kurang mengembangkan konsep-konsep yang dapat menganalisis jaringan berkait ant ara jiwa individu dan lingkungan sosial badayanya.


PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Pengertian kebudayaan menyangkut bermacam-macam definisi.Kebudayaan dengan demekian mencakup segala aspek kehidupan manusia baik yang sifatnya material seperti peralatan-peralatan kerja dan teknologi maupun yang non material seperti nilai kehidupan dan seni-seni tertentu.Secara praktis bahwa kebudayaan merupakan sistem nilai dan gagasan utama(vital).Sistem nilai dan gagasan utama itu dihayati benar-benar oleh para pendukung kebudayaan yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu sehingga mendominasi keseluruhan masyarakatnya.Dapat dikatakan pula bahwa sistem nilai dan gagasan utama itu memberikan pola untuk bertingkah laku kepada masyarakatnya atau dengan kata lain memberi seperangkat model untuk bertingkah laku.Sistem nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaan terwujud dalam tiga sistem kebudayaan secara terperinci yaitu sistem ideologi sistem sosial dan sistem teknologi.Sistem ideologi meliputi etika,norma,adat istiadat,peraturan hukum yang berfungsi sebagai pengarahan untuk sistem sosial dan berupa interpretasi operasional dari sistem nilai dan gagasan utama yang berlaku dalam masyarakat.Sistem sosial meliputi hubungan dan kegiatan sosial didalam masyarakat baik yang terjalin didalam lingkungan kerabat maupun yang terjadi dengan masyarakat lebih luas serta pemimpin-pemimpinnya.Pengendalian masyarakat dan pemimpin berkembang dengan nilia budaya dan gagasan utama yang berlaku.Sistem teknologi meliputi segala perhatian serta penggunaanya sesuai dengan nilai budaya yang berlaku.


UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN

Yang dimaksud dengan unsur adalah apa saja sesungguhnya kebudayaan itu sehinga kebudayaan lebih mengandung makna totalitas dari pada sekedar penjumlahan unsur-unsur yang terdapat didalamnya.Kebudayaan setiap bangsa atau masyarakat terdiri dari unsur-unsur besar maupun unsur-unsur kecil yang merupakan bagian dari suatu kebulatan yang bersifat sebagai kesatuan.
Ada empat unsur dalam kebudayaan,yaitu alat-alat teknologi,sistem ekonomi,keluarga,dan kekuatan politik yag terdiri dari sistem norma,organisasi ekonomi,alat-alat atau lembaga ataupun petugas pendidikan dan organisasi kekuatan.Didalam kebudayan universal terdapat tujuh unsur yaitu: 1).Sistem religi(kepercayaan),merupakan produk manusia sebagai homo religius.Karena itu manusia takut sehingga menyembah yang maha besar dan lahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama.
2).Sistem organisasi kemasyarakatan,merupakan produk dari manusia sebagai homo socius .Bahwa tubuh manusia lemah namun memiliki akal maka disusunlah organisasi kemasyarakatan dimana manusia bekerja sama .
3).Sistem pengetahuan,merupakan produk dari manusia sebagai homo sepiens.Pengetahuan yang dapat diperoleh dari pemikirannya sendiri,dan dapat juga dari orang lain.
4).Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi,merupakan produk dari manusia sebagai manusia economicus menjadikan tingkat kehidupan mabusia secara umum terus meningkat.
5).Sistem teknologi dan peralatan,merupakan produk dari manusia sebagai homo faber.Bersumber dari pemikiran yang cerdas dan dengan alat-alat ciptaannya itulah manusia dapat lebih mampu mencukupi kebutuhan dai pada binatang.
6).Bahasa,merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens.Bahassa manusia awal mulanya diwujudkan dengan kode (dalam bentuk tanda) yang kemudian disempurnakan dalam bentuk lisan dan akhirnya menjadi bentuk tulisan.
7).Kesenian,merupakan produk manusia sebagai homo aesteticus.Merupakan kebutuhan psikis manusia yang perlu dipuaskan karena manusia bukan hanya ingin memenuhi kebutuhan isi perut saja mereka juga perlu pandangan mata yang indah,suara yang merdu,yang semuanya dapat dipenuhi melalui kesenian.






WUJUD KEBUDAYAAN

Pada dimensi wujudnya,kebudayaan memiliki tiga wujud:
1).Kompleks gagasan,konsep dan pikiran manusia,wujud ini disebut sistem budaya yang sifatnya abstrak tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala kepla manusia yang menganut atau dengan perkataan lain dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkutan hidup.
2).Kompleks aktivitas,berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi,bersifat kongkret,dapat diamati,wujud ini sering disebut sistem sosial yang terdiri dari aktivitas manusia yang saling berinteraksi berhubungan .
3).Wujud sebagai benda,aktivitas mausia yang saling berinteraksi yang tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.aktivitas karya manusia tersebut menghasilkan benda utuk berbagai keperluan hidupnya,kebudayaan dalam bentuk fisik yang kongkret bisa juga disebut kebudayaan fisik mulai dari benda yang diam sampai pada benda yang bergerak.

Dari ketiga wujud kebudayaan tersebut merupakan kenyatann dalam kehidupan manusia yang saling terikat tak terpisahkan satu sama lain.


ORIENTASI KEBUDAYAAN

Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nila,sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan sisunia,secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia.
Hakekat hidup manusia (MH),hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara eksterm ada yang berush untuk memadamkan hidup ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.
Hakekat karya manusia (MK),setiap kebudayaan hakekatnya berbeda beda diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup,karya memberikan kedudukan atau kehormatan karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya.
Hakekat waktu manusia (WM),hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda ada yang berpandangan untuk masa kini atau masa yang akan datang.
Hakekat alam manusia (MA),ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin ada pula kebudayaan yang beranggapan manusia harus harmonis dengan alam dan manusia harus menyerah kapada alam.
Hakekat hubungan manusia (MN),salam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia baik secara sesamanyamaupun secara orientasi kepada tokoh tokoh.


PERUBAHAN KEBUDAYAAN

Masyarakat dan kebudayaan dimanapun selalu dalam keadaan berubah sekalipun masyarakat dan kebudayaan primitif yang terisolasi dari barbagai hubungan dengan masyarakat lainnya.Semua kebudayaan memiliki dinamika dan gerak yang sebenarnya adalah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan,yang terjadi karena mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia lain yang saling terjadi hubungan antar kelompok manusia didalam masyarakat.
Terjadinya gerak atau perubahan disebabkan oleh beberapa hal:
Beasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri seperti perubahan jumlah dan komposisi penduduk.
Perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup,masyarakat yang hidupnya terbuka yang berada dalam jalur-jalur hubungan dengan masyarakat dan kebudayaan lain,cenderung untuk berubah lebih cepat.
Selain karena jumlah penduduk dan komposisinya juga karena adanya difusi kebudayaan penemuan-penemuan baru khususnya teknologi dan inovasi.
Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya termasuk didalamnya nilai-nilai,sikap-sikap dan pola -pola perilaku siantara kelompok dalam masyarakat.
Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan antara lain aturan,norma yang digunakan sebagai pegangan dalm kehidupan juga teknologi,selera,rasa keindahan kesenian dan bahasa.
Perubahan kebudayaan terjadi apabila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan pada unsur-unsur kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa,sehingga unsur-unsur kebudayaan asing dengan lambat laun diterima kedalam kebudayan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayan itu sendiri.
Perbedaan Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan.Dalam perubahan sosial terjasi perubahan struktur sosial dan pola-pola hubungan sosial antara lain sistem politik dan kekuasaan,persebaran penduduk,sistem status,hubungan-hubungan didalam Negara.




IKATAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Hubungan manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan sebagai dwitunggal yang berarti bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan.Hubungan manusia dan kebudayaan dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis yang maksudnya saling terkait satu sama lain,proses tersebut melalui tiga tahap yaitu: Eksternal,proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan menbangun dunianya dengan ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia.Obyektif,proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif yaitu suatu kenyataan yang terpisahkan dari manusia dan berhadapan dengan manusia sehingga masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk perilaku manusia.Internalisasi,proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik,sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.
Manusia dan kebudayaan atau manusia dan masyarakat mempunyai hubungan keterkaitan yang erat satu sama lain.Apabila manusia melupakan bahwa masyarakat adalah siptaan manusia dia akan menjadi tersaing atau tealinasi.






MANUSIA DAN ALAM


Kerusakan hutan

Manusia sering memposisikan dirinya sebagai pihak yang memiliki otonomi dalam perencanaan dan pengelolaan hutan, baik untuk kepentingan generasi sekarang maupun untuk anak cucunya. Hal ini kemungkinan disebabkan karena manusia sering menganggap dirinya sebagai ciptaan yang lebih sempurna dari yang lainnya. Pemikiran seperti ini menjadikan manusia sebagai pusat. Bahkan posisi seperti ini sering memberi manusia untuk “menguasai” hutan. Karena manusia memposisikan dirinya sebagai pihak yang dominan, maka keputusan dan tindakan yang dilaksanakanpun sering lebih banyak di dominasi untuk kepentingan manusia dan sering hanya memikirkan kepentingan sekarang daripada masa yang akan datang. Akhirnya hutanpun dianggap hanya sebagai sumber penghasilan yang dapat dimanfaatkan dengan sesuka hati. Masyarakat biasa melakukan pembukaan hutan dengan berpindah-pindah dengan alasan akan dijadikan sebagai lahan pertanian. Kalangan pengusaha menjadikan hutan sebagai lahan perkebunan atau penambangan dengan alasan untuk pembangunan serta menampung tenaga kerja yang akan mengurangi jumlah pengangguran. Tetapi semua itu dilaksanakan dengan cara pengelolaan yang exploitative yang akhirnya menimbulkan kerusakan hutan. Dalam struktur birokrasi pemerintahan mentalitas demikian juga seakan-akan telah membuat aparat tidak serius untuk menegakkan hukum dalam mengatasi kerusakan hutan bahkan terlibat didalamnya.
Kerusakan hutan akan menimbulkan beberapa dampak negatif yang besar di bumi.
Air dalam kehidupan
Dari sudut pandang biologi , air memiliki sifat-sifat yang penting untuk adanya kehidupan. Air dapat memunculkan reaksi yang dapat membuat senyawa orgaanik untuk melakukan replikasi Semua makhluk hidup yang diketahui memiliki ketergantungan terhadap air. Air merupakan zat pelarut yang penting untuk makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme Air juga dibutuhkan dalam fotosintesis dan respirasi Fotosintesis menggunakan cahaya matahari untuk memisahkan atom hidroden dengan oksigen. Hidrogen akan digunakan untuk membentuk glukosa dan oksigen akan dilepas ke udara.
Makhluk air
Perairan bumi dipenuhi dengan berbagai macam kehidupan. Semua makhluk hidup pertama di Bumi ini berasal dari perairan. Hampir semua ikan hidup di dalam air, selain itu, mamalia seperi lumba-lumba dan ikan paus juga hidup di dalam air. Hewan-hewan seperti amfibi menghabiskan sebagian hidupnya di dalam air. Bahkan, beberapa reptil seperti ular dan buaya hidup di perairan dangkal dan lautan. Tumbuhan laut seperti alga dan rumput laut menjadi sumber makanan ekosistem perairan. Di samudera, plankton menjadi sumber makanan utama para ikan.


Air dan manusia
Peradaban manusia berjaya mengikuti sumber air. mesopotamia yang disebut sebagai awal peradaban berada di antara sungai tigris dan Peradaban Mesir Kuno bergantung pada sungai nil.
Air minum
Tubuh manusia terdiri dari 55% sampai 78% air, tergantung dari ukuran badan.Agar dapat berfungsi dengan baik, tubuh manusia membutuhkan antara satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi. jumlah pastinya bergantung pada tingkat aktivitas, suhu , kelembapan dan beberapa faktor lainnya. Selain dari air minum, manusia mendapatkan cairan dari makanan dan minuman lain selain air. Sebagian besar orang percaya bahwa manusia membutuhkan 8–10 gelas (sekitar dua liter) per hari, namun hasil penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008 menunjukkan bahwa konsumsi sejumlah 8 gelas tersebut tidak terbukti banyak membantu dalam menyehatkan tubuh. Malah kadang-kadang untuk beberapa orang, jika meminum air lebih banyak atau berlebihan dari yang dianjurkan dapat menyebabkan ketergantungan. Literatur medis lainnya menyarankan konsumsi satu liter air per hari, dengan tambahan bila berolahraga atau pada cuaca yang panas.
Pelarut
Pelarut digunakan sehari-hari untuk mencuci,contohnya mencuci tubuh manusia, pakaian lantai, mobil, makanan, dan hewan. Selain itu,limbah rumah tangga juga dibawa oleh air melalui saluran pembuangan. Pada negara-negara industri, sebagian besar air terpakai sebagai pelarut.
Air dapat memfasilitasi proses biologi yang melarutkan limbah Mikrooganisme yang ada di dalam air dapat membantu memecah limbah menjadi zat-zat dengan tingkat polusi yang lebih rendah.
Alam
Alam ialah seluruh zat dan energi khususnya dalam bentuk esensinya. Alam ialah mata pelajaran studi ilmiah. Dalam skala "alam" termasuk segala sesuatu dari semesta pada subatom Ini termasuk seluruh hal binatang, tanaman, dan mineral; seluruh sumber daya alam dan peristiwa hurican , tornado , gempa bumi. Juga termasuk perilaku hidup, dan proses yang dihubungkan dengan benda mati.
Tanah
Tanah adalah (1) permukaan bumi atau lapisan bumi yang diatas sekali; (2). Permukaan bumi yang terbatas yang ditempati suatu bangsa atau yang diperintah sesuatu negara; benua atau daerah negara. (3). Bahan-bahan bumi atau bumi sebagai bahan sesuatu (seperti pasir, napal, cadas dan sebagainya) (Kamus Umum Bahasa Indonesia; W.J.S. Poerwadarminta, 1982).

Pengertian diatas tidak menjelaskan hubungan tanah dengan manusia atau pengaruh tanah terhadap perbuatan-perbuatan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal tanah muncul pertanyaan yang relevan pada jaman sekarang ini antara lain kenapa ada orang mati, dibunuh, membunuh dan dipenjara karena tanah. Kenapa ada orang yang digusur atau rumah di buldozer dari atas sebidang tanah. Perilaku manusia atas tanah memang unik dan membicarakan tanah selalu menarik perhatian.
B. Ter Haar Bzn seorang ahli dalam hukum adat menggambarkan pentingnya arti tanah bagi manusia bahkan setelah manusia itu wafat. Tanah tempat manusia berdiam, tanah memberi manusia makan, di dalam tanah manusia dimakamkan dan yang menjadi tempat arwah leluhur manusia. Tanah meresap daya hidup, berakar dalam pikirannya dan karenanya hidup manusia tergantung pada tanah (Ter Haar, 1985).
Begitu berartinya tanah untuk kelangsungan hidup manusia dan bahkan untuk perluasaan usahanya atau kerajaan (bisnis) nya. Semakin banyak manusia mendiami suatu wilayah atau semakin berkembang suatu daerah maka kebutuhan akan tanah meningkat serta harga tanahpun semakin tinggi.
Di jaman modern seperti sekarang, tanah tidak lagi sekadar tempat mendirikan rumah dan bercocok tanam atau berburu seperti yang dilakoni manusia zaman pra sejarah. Tetapi tanah sudah menjadi ‘komoditi dagangan’ yang senantiasa diburu, dikejar, dikuasai dan bahkan diserobot.
Tanah telah berkembang menjadi salah satu simbol kekayaan atau kekuasaan. Dengan memiliki tanah yang luas seseorang secara sosiologis ditempatkan pada status sosial tertentu dalam strata masyarakat.
Karena pentingnya benda tak bergerak ini negara (baca pemerintah) berusaha mengatur peruntukan dan penggunaan tanah antara lain dengan konsep Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Propinsi dan Kabupaten/Kota. Konsep RTRW bertujuan mengatur penggunaan suatu wilayah yang disesuaikan dengan kemampuan dan sifat tanah sehingga pengembangan pembangunan suatu wilayah terencana dan terarah dengan mempertimbangkan keseimbangan ekosistem. Dengan terjaganya ekosistem diharapkan tidak terjadi banjir, kekeringan dan kerusakan lingkungan serta untuk mencegah dampak rumah kaca.
Pembangunan memang membutuhkan tanah sebagai tempat melakukan aktifitas ekonomi mulai dari yang kecil sampai yang besar seperti misalnya kawasan industri, perkebunan, pariwisata dan pemukiman. Ironisnya dalam pelaksanaannya tidak jarang menimbulkan ekses yang merugikan penduduk tempatan yang nota bene masyarakat ekonomi lemah. Tanah mereka masuk dalam lokasi yang direncanakan untuk kegiatan pembangunan sehingga mereka harus hengkang meninggalkan tanahnya. Yang juga berarti mereka harus pula memutuskan hubungan dengan tanah yang sejak lama mereka diami sekaligus juga merupakan sumber penghidupannya.
Disisi lain pembebasan tanah seringkali melibatkan pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi atau calo bahkan pada masa lalu tidak jarang menggunakan tenaga preman atau aparat untuk menakut-nakuti bahkan melakukan teror terhadap masyarakat yang menguasai tanah supaya segera melepaskan haknya atas tanahnya kepada pengusaha yang membutuhkan tanah untuk kepentingan bisnis.
Kebutuhan akan tanah telah menciptakan kepentingan diseputar tanah terus meningkat dengan berbagai modus dalam memperolehnya mulai dari yang sederhana, sah secara hukum sampai yang rumit bahkan disebut ada ‘mafia tanah’ atau meminjam istilah Ir. Soni Harsono (mantan Meneg. Agraria/Kepala BPN) ‘Bandit Tanah’. Bandit tanah datang dari berbagai lapisan dan profesi, masyarakat biasa sampai kalangan berdasi.
Mafia tanah ada dimana-mana dan mampu membangun akses disemua lini yang berhubungan dengan tanah, birokrasi dan kekuasaan. Keberadaan mafia tanah sejak lama diketahui banyak menimbulkan dampak negatif dibidang pertanahan. Ironisnya mafia tanah tidak pernah dapat dihilangkan bahkan sebaliknya makin banyak jumlahnya serta semakin sulit diberantas. Lebih dari sekedar calo, mafia tanah bahkan mampu membuat sertipikat tanah palsu dan sertipikat ganda. Tentang sertipikat palsu, Kepala BPN Ir. Soni Harsono dalam acara dengar pendapat dengan DPR RI tanggal 23 Pebruari 1989 menyatakan telah menemukan 1.100 sertipikat palsu di wilayah Jakarta dan Bekasi (Tempo, 1 April 1989). Berapa banyak pula yang belum ditemukan di seluruh Indonesia. Tentu sebuah angka yang fantastis.
Tidak mengherankan jika dewasa ini kasus pertanahan muncul hampir di semua daerah dan memiliki jumlah yang tidak sedikit. Perbuatan mafia tanah menambah tumpukan kasus di bidang pertanahan yang memang banyak terjadi karena berbagai faktor lain.
Manusia dengan tanah diyakini memiliki hubungan magis religius. Tetapi pasti bukan karena faktor itu sehingga banyak terjadi manipulasi dan spekulasi di bidang pertanahan. Barangkali benar apa yang dikatakan Ter Haar bahwa tanah meresap daya hidup manusia , berakar dalam pikiran manuasi dan karenanya hidup manusia tergantung pada tanah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar